Kenapa Masuk Farmasi?

Standard

“Kenapa din masuk farmasi? Seru ya?”

Banyak yang tanya saya kenapa saya masuk farmasi.

***

Oke, kita kenalan dulu ya farmasi itu apa. Saya ambil sedikit saja sumber dari wikipedia:

Farmasi (bahasa Inggris: pharmacy, bahasa Yunani: pharmacon, yang berarti: obat) merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat. Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat. Kata farmasi berasal dari kata farma (pharma). Farma merupakan istilah yang dipakai pada tahun 1400 – 1600an.

Farmasis (apoteker) merupakan gelar profesional dengan keahlian di bidang farmasi. Farmasis biasa bertugas di institusi-institusi baik pemerintahan maupun swasta seperti badan pengawas obat/makananrumah sakit, industri farmasi, industri obat tradisionalapotek, dan di berbagai sarana kesehatan.

***

Nah, awalnya, MEMANG ini bukan plan A saya. Dan…. pasti tau lah kalo farmasi bukan plan A saya jadi plan A saya adalah…. kedokteran,wkwk.  Saya sudah membuat planning A (FK) dan B (Farmasi) waktu  duduk di kelas 11 SMA. Sejalan dengan waktu, sampai bertarung dengan soal-soal ujian dan memikirkan matang-matang biaya FK nya saat ikut seleksi mandiri keputusan pun dibuat. Cukuplah rasa kecewa yang ada saat fk tidak jadi di tangan lewat snmptn. Tapi, bye, old dissappointment! I must move on! Lalu, mulai lah saya bangkit kembali untuk berjuang. Sebelum saya dapat farmasi, nama saya tertera di salah satu universitas di jurusan teknik informatika lewat UMB. Namun, izin orang tua belums sepenuhnya saat itu dan say fikir belum sreg. Akhirnya malamnya ada satu pengumuman lagi dari ptn yang saya pilih, Alhamdulillah saya diterima di Fakultas Farmasi. Then I thought “it’s going to be the best plan ever from HIM” that day. YA, diambil sisi positifnya, “apa yang menurut kamu terbaik, belum tentu menurut Allah terbaik, begitu pula sebaiknya” ” Tugas kita memang sampai disini berusaha, berdoa, dan bertawakkal, then Allah do the rest, right.” Selanjutnya terserah Allah karena Dia lah yang lebih mengetahui, bukan kah memang begitu?🙂

to be continued……………

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s