Yang Kamu Cintai

Standard

Yakin ini bukan galau,readers🙂

Ketika kamu mulai suka dengan seseorang itu, pasti kamu akan mencari tau orang itu seperti apa. Ketika kamu mencintai seseorang, pasti kamu ingin selalu berada di dekatnya. Kamu merasa nyaman didekatnya. Kamu merasa aman dan merasa tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Ketika dia tidak ada di dekatmu, jauh dari pandanganmu, bagaimana perasaanmu? Kamu memikirkannya mungkin sampai sampai yang kamu pikirkan itu menjadi distraksi aktivitasmu pada hari itu. Kamu mencari tau dimana dia dan bagaimana keadaannya. Intinya, kamu tidak mau jauh darinya karena kamu butuh kehadiran dia. Dia yang kamu harapkan tidak mengecewakanmu. Dia yang kamu maksud disini adalah manusia.

Bagaimana jika kamu mencintai Tuhanmu, readers? Saya yakin itu kebahagiaan yang tidak ada bandingannya. Tidak ada kesedihan. Seperti kalimat diatas, Jika kamu mulai menyukai yang kamu cintai, kamu akan mencari tau tentang dia. Begitu juga ketika kamu mencintai Tuhanmu. Apakah kamu tidak mencari tau bagaimana Dia?🙂 Kamu pasti selalu ingin didekatnya, mengerjakan suatu apapun agar kamu tidak jauh dari Nya. Jika kamu mulai mencintai Nya? Aku yakin rasa aman untuk dirimu selalu ada di hatimu. Kamu selalu merasa nyaman menjalani hari-harimu karena kamu yakin dia selalu menemanimu. Dan kelebihannya adalah Tuhan tidak akan meninggalkanmu, Tuhan selalu ada untukmu dimanapun dan kapanpun. Itulah cinta. Ketika kamu merasakan bagaimana rasa cinta. Kamu mampu mencintai manusia, bagaimana dengan rasa cinta untuk Tuhanmu? Apakah besar cintanya sama atau lebih?

Dan ketika manusia yang kamu cintai mengecewakanmu, bagaimana perasaanmu? Ya, saya juga pernah ngerasain itu.Tapi semoga rasa kecewa itu masih batas wajar. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah buat kecewa kita. Itulah cintaNya untuk kita  yang tidak pernah habis. Semoga cinta kita terhadapNya juga bisa`seperti itu.🙂

Mengapa kepada seseorang cinta kita bisa lebih besar? Yang bisa saja sampai mengalihkan segalanya karena cinta itu (jangan sampai ya…). Mungkin kita perlu merefleksikan diri kita. Sepakat nggak?

Jika kita bisa memiliki rasa cinta yang besar untuk seseorang,  bukan tidak mungkin kan rasa cinta kepada Tuhan juga besar?

Semoga bermanfaat ya readers. Saya rasa ini posting analogi ini membantu saat kita sedang merasa jauh dari Sang Pencipta. Semoga kita selalu dekat denganNya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s